Beli Proyek Mengejar Untung ,Tunda Bayar Jadi Buntung
Bagansiapiapi Media Utama News.com | Kegiatan Kepala Dinas menjual Proyek Pekerjaan Langsung ( PL ) walau sembunyi sembunyi dan Rahasia tetapi dimata masyarakat sepertinya sudah menjadi satu kegiatan usaha yang wajar, membeli PL sudah menjadi usaha dagang yang pasti menguntungkan khusus bagi Kontraktor.Kalkulasi seorang Kontraktor dari NJOP ( Nilai Jual Objek Proyek ) memang tidak pernah meleset, dan dari NJOP ada istilah Proyek basah.
Mendengar ada lelang kes 2 buah PL pengerjaan Taman dan penanaman rumput. Anggap proyek basah langsung bayar kontan 2 PL itu Rp 40 juta.
Merasa pasti meraih untung besar, merasa mendapat proyek basah. Tanpa memikirkan efek efek Kendala, dalam situasi Rohil yang saat ini diserang wabah Efisiensi.
Proyek pengerjaan Taman, menimbun tanah lalu ditanam Rumput memang proyek basah, betapa tidak dua PL Rp 200 juta lebih, diperkirakan kerja hanya beberapa hari saja selesai, dalam perhitungan dagang meraih keuntungan separuh lebih.
Tetapi apa yang terjadi, Sama seperti Mengharap hujan dari langit Air tempayan dicurahkan.
Uang yang tertanam pembelian 2 PL dan biaya proyek sejumlah Rp 100 juta lebih serta keuntungan yang menjanjikan harus menunggu TUNDA BAYAR.
Yang nama Tunda, bisa besok, lusa, bulan depan mungkin juga tahun depan.
Oleh : Yongki


Posting Komentar